RSS

Adzan, Sebuah Penemuan yang Menakjubkan

10 Mei

potongan tulisan dibawah ini kubaca di sebuah buku karya Soumy Ana yang berjudul Subhanallah Wonderful Islam. setelah ku coba mencari sumber lain yang berkaitan tentang kisah ini, ternyata ku temukan pula di beberapa blog sodara kita sesama muslim.
Adzan yang senantiasa kita dengarkan setiap hari ketika telah memasuki waktu untuk menunaikan ibadah sholat ternyata menyimpan logika yang mengagumkam yang semakin membuktikan kebesaranNya.

Adzan adalah sebuah perantara yang luar biasa untuk memproklamirkan tauhid kepada Allah Yang Mahakuasa dan Risalah Rasulullah SAW., suara yang secara konstan bergema di seluruh penjuru dunia.

Pikirkanlah, betapa menakjubkanya suara adzan ini bagi kaum muslimin di seluruh penjuru dunia dan ini sudah menjadi kenyataan. kalau kita melihat peta dunia, kita kan menemukan Indonesia, sebuah negara di bagian timur jika dilihat dari pusat bumi. Indonesia merupakan negara kepulauan dengan jajaran pulau yang membentang, dengan pulau-pulau utama seperti Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan PApua yang semuanya terkenal. negara ini adalah negara muslim terbesar di dunia dengan penduduk lebih dari 220 juta jiwa.

Begitu fajar tiba, segera terdengar adzan subuh d bagian timur Papua, sekitar pukul 05.30 waktu setempat. ribuan Muadzin di wilayah bagian timur Indonesia mengumandangkan adzan,  memproklamirkan tauhid kepada Allah Yang Mahakuasa dan Mahamengetahui serta risalah Rosulullah SWT.

Proses itu akan dilanjutkan dengan wilayah Indonesia Barat. perbedaan waktu antara wilayah Indonesia Timur dan wilayah Indonesia Barat sekitar satu setengah jam. oleh karena itu, sekitar satu setengah jam setelah adzan selesai berkumandang di Papua, adzan akan bergema di Jakarta, yang terletak di Pulau Jawa. lalu di Sumatera adzan berkumandang.

belum selesai sempurna di seluruh Indonesia, di Malaysia adzan telah mulai bergema, lalu disusul di Burma. Dalam selang waktu satu jam dari mulai dikumandangkan di Jakarta, gema itu telah disusul Dakka, ibukota Bangladesh. tak terlalu lama dari selesainya adzan di Bangladesh, maka giliaran bagian barat India mulai dari Calcutta hingga Srinagar adzan bergema. berkelana malalui Bombay hingga seluruh India memproklamirkan tauhid tersebut.

Srinagar dan Sialkot (sebuah kota di bagian Utara Pakistan) memiliki wakti adzan yang sama. jika dijumlahkan, perbedaan waktu adzan di Sialkot, KOta, Krachi dan Gowadar (sebuah kota di Baluchistan, salah satu provinsi di Pakistan) adalah empat puluh menit. dalam waktu empat puluh menit itulah adzan berkumandang mencapai seluruh Pakistan. sebelum selesai sempurna di Pakistan, di Afghanistan dan Muscat telah dimulai. Perbedaan waktu di Muscat dengan di Bagdad adalah satu jam. Adzan bergema kemblai dalam waktu satu jam itu diwilayah Hijaaz-e-Muqaddas (kota suci Mekah dan Madinah), Yaman, Uni Emirat Arab, Kuwait dan Irak.

Perbedaan waktu antara Bagdad dan Alexandria di Mesir sekali lagi satu jam. Adzan lalu menjelajah , berkumandang di Syria, Mesir, Somalia, dan Sudan dalam satu jam. Alexandria dan Istambul berada dalam satu wilayah waktu. beda waktu antara bagian Timur dan Barat Turki adalah satu setengah jam, dan dalam durasi itulah adzan sempurna bergema.

Alexandria dan Tripoli (ibukota Libya) berada dalam jarak perbedaan waktu satu jam satu sama lain. dari dua negara itu, adzan menyebar ke seluruh Afrika. oleh karena itu, pernyataan mengesankan Allah dan kenabian Muhammad SAW. yang dimulai dari wilayah bagian timur Indonesia itu akan mencapai pantai Samudra Atlantik dalam waktu sembilan setengah jam.

Sebelum Adzan Subuh sampai di pantai Atalntik, Adzan dzuhur telah dimulai di wilayah timur Indonesia. dan belum lagi adzan dzuhur sampai di Dakka, adzann Ashar telah berkumandang di wilayah timur Indonesia. Tak lama sampai adzan Ashar sdi Jakarta, adzan Magrib mulai berkumandang di  wilayah Timur Indonesia. tak terlalu lama Adzan Magrib mencapai Sumatra, Adzan Isya’ telah siap dikumandangkan di Papua. jadi ketika muadzin di Indonesia mengumandangkan adzan subuh berikutnya, muadzin di Afrika sedang kenggemakan adzan Isya’.

Jika kita perhatikan baik-baik dan kita kaji dengan cermat fenomena ini, kita akan menyimpulkan sebuah fakta yang menakjubkan bahwa “Tidak ada satu waktupun yang terlewat tanpa ribuan muadzin atau setidaknya rausan dari ribuan muadzin mengumandangkan adzan tanda pengesahan Allah dan kesaksian atas kerasulan Muhammad SAW. dimuka bumi ini” . InsyaAlloh, pangilan universal dan berkesinambungan ini akan berlanjut hingga HAri Pembalasan dan Kita kana melakukan shalat dengan doa yang sama. Amiin. (diterjemahkan dari Tameer-e-Hayat).

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 10 Mei 2011 in Penemuan

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: